Monday, April 2, 2012

Berusaha Memilih Yang Terbaik

Setelah gue baca buku tentang pacaran, gue jadi mikir 2x dech mau pacaran, well actually, pacaran itu emang dilarang ma ajaran islam, and ada yang nyaranin, pacaran secara islami aja. Nah, that's the point, sebenarnya pacaran secara islami itu ada enggak sih?????

Kemaren, temen gue ngejelasin yang namanya SIKLUS KEHIDUPAN. Siklus itu intinya mengupas and membahas tentang, apa sih sebenarnya tujuan kita "berpacaran?" just for having fun or for your future (pernikahan). Temen gue tanyak ke gue, apa sih tujuan loe pacaran? and gue gak bisa jawab, for having fun... enggak juga, pernikahan juga enggak, secara gue belum kepikiran sejauh itu. Masa depan gue masih panjang, and gue enggak mau buru-buru nikah dulu. Terus alasan gue pacaran, gue bener-bener gak punya ide buat ngasih alasan yang logis gitu. Bingung gue......

Nah, temen gue melanjutkan penjelasannya. Dia sayang ke gue, mangkanya dia rela2in ngomong panjang lebar sampai bibirnya ndoweh. Temen gue nanyak ke gue, target gue nikah umur berapa, gue jawab, yaaaa..... kalau dapat jodoh, yaaa ggue nikah pastinya. Temen gue agak sebel ma gue, soalnya jawaban gue kurang memuaskan dia kaleeee.... nah giman lagi, that's my answer. *__*. "Aduhhhh...Fitri, loe gimana sih, jawab dunk yang bener, wes tha, berapa gitu dikira-kira, yaaa wes, diumpamain 25 wes yach" kata temen gue. "iya dach terserah." jawab gue. Temen gue ngomong lagi "umur loe karang 19 tahun kan. Nah 19 thn ke 25 selisih 6 tahun. Selama 6 tahun itu loe pacaran ma ujub loe, habis itu loe nikah. Loe dapat apa coba? Loe gak bosen apa, secara 6 tahun loe udah bersama dia. Intinya pas ntr loe nikah, loe enggak bakalan dapat surprise gitu lohh. Bakal biasa2 aja, loe bakal bosen. Itu kata guru agama gue". Nah dari situ gue mikir, emang betul apa yang dia bilang, cuman gue nyanggah pendapat dia. Gue jawab gini "Tapi gue pacaran gag saling sentuh2n, pegangan tangan aja enggak pernah apa lagi yang lebih dari itu, sama sekali gue kalau pacaran tetep jaga jarak ma ujub gue. Nah kalau konteks-nya kayak gitu giman?". Temen gue bingung mau jawab pertanyaan gue itu. "nah loe bingung kan???" jawab gue.
Temen gue ngjawab, "Fitri, intinya, kalau dia emang sayang ma kamu, udah gag usah pacaran, tapi dia harus datang ke kamu ketika kamu umur 25 nanti, dan minta kamu". Gue tercengang. That's good answer. ^__^ . Dia tetep enggak bisa jawab. 

Seperti biasa, gue kalau galau seperti ini gue curcol ke Ebes gue. Gue ceritain masalah gue itu. Gue tanyak ke beliau "Pak sebenarnya pacaran itu boleh enggak ce?  and pacaran secara islami itu ada enggak sih pak???". "Yang namanya pacaran nak pasti ujung2nya mendekati zina. Di dalam agama islam itu gak ada yang namanya pacaran itu dihalalkan. Yang ada pacaran halal itu kalau sudah jadi muhrimnya, Nak. Kalau pacaran secara islami itu, menurut bapak, pacaran yang dihalalkan oleh ajaran islam, yaitu pacaran dengan lawan jenis yang bener2 muhrimnya. Bapak sih nyarankan, jika kamu mencintai lawan jenismu, alangkah baiknya kamu jangan mengatakan cinta padanya, pendamlah. Tabung rasa cintamu itu buat lawan jenis mu itu. Ngerti kan ibarat "MENABUNG". Lama2 kan menjadi melimpah. Setelah kamu menikah nanti, baru kamu ambil tabunganmu itu dan kamu berikan kepada orang yang kamu sayangi. Rasanya akan berbeda Nak, pasti akan indah pada waktunya. Kalau pacaran setelah nikah, gak ada yang namanya melakukan ini itu dilarang, malah kamu akan mendapatkan pahala ketika kamu bermesrah2an dengan pasanganmu. Jadi intinya, sabaaarrr. Allah sudah menciptakan manusia dengan pasangan"nya. Untuk sekarang alangkah baiknya kalau kamu itu berteman dengan siapapun. Bapak tahu kalau gaya pacaran kamu, tapi tetep aja, bahaya buat diri kamu Nak. Kalau kamu ikut saran bapak, lihatlah suatu saat nanti, kamu akan bener2 melihat dan merasakan yang namanya indahnya cinta sesungguhnya". Itu semua penjelasan dari bokap gue. Gue jadi mikir 2x untuk melanjutkan hubungan gue ma ujub gue. 

to be continued, tunggu cerita selanjutnya




No comments:

Post a Comment